Hoaks soal Pencopotan Danrem 031/WB, TNI Beri Klarifikasi Resmi

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, Nadipos.id – Informasi yang beredar di sejumlah platform media sosial terkait rotasi jabatan Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 031/Wira Bima dari Brigjen TNI Jarot Suprihanto kepada Brigjen TNI Agustatius Sitepu karena diduga dicopot akibat keterlibatan galian C dipastikan tidak benar.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 031/Wira Bima, Mayor Inf Jemmy Riyanto, menegaskan bahwa pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari mekanisme rotasi dan promosi yang lazim dilakukan di tubuh TNI.

“Rotasi jabatan di lingkungan TNI bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan (leadership continuity), penyegaran organisasi, serta peningkatan kinerja secara keseluruhan,” ujar Mayor Inf Jemmy Riyanto saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan WhatsApp, Senin (26/1/2025).

Ia menegaskan, Brigjen TNI Jarot Suprihanto tidak dicopot dari jabatannya, melainkan mendapatkan promosi untuk mengemban tugas strategis di Markas Besar TNI Angkatan Darat sebagai Kepala Departemen Latihan Sekolah Staf dan Komando TNI (Kadep Lat Sesko TNI).

“Informasi yang menyebutkan beliau dicopot karena masalah tertentu itu tidak benar. Jika yang bersangkutan bermasalah, tentu tidak akan dipercaya menempati jabatan strategis di Mabes TNI AD,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIX/Tuanku Tambusai, Letkol Inf Faisal Rangkuti. Ia menyatakan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam sistem pembinaan personel TNI.

“Pergantian pimpinan di TNI adalah hal yang wajar. Seorang prajurit bisa bertugas dalam waktu yang singkat atau lama di suatu wilayah, karena TNI siap ditugaskan kapan dan di mana saja,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, isu yang mengaitkan perpindahan tugas dengan dugaan tertentu tanpa sumber yang jelas dapat mencoreng nama baik institusi maupun perorangan.

Letkol Inf Faisal juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyikapi informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Jangan langsung dibagikan sebelum memastikan kebenarannya, karena dampaknya bisa fatal,” pungkasnya.(Tim/red)

Editor : Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nadipos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tarhib Ramadhan IBS 2 Pekanbaru, Sinergikan Spiritualitas dan Kepedulian Sosial
Polsek Kunto Darussalam Gelar Jumat Curhat dan Cooling System Bersama Warga Muara Dilam
Polda Riau Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Tahun 2026
Digerebek di Kebun Karet, 39,80 Gram Sabu Gagal Beredar! Dua Pengedar Diciduk Polres Rohul
Wakapolda Riau Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih Presisi di Rohul
Konflik Lahan Berdarah di Bonai Darussalam, Waka Polda Riau Perintahkan Polres Usut Tuntas Seluruh Pihak Terlibat
Forkopimda Rohul Meriahkan Tasyakuran Hari Pers Nasional Tahun 2026 Bersama 9 Organisasi Wartawan
Polres Rokan Hulu Amankan Konflik Lahan di Bonai Darussalam
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:38 WIB

Tarhib Ramadhan IBS 2 Pekanbaru, Sinergikan Spiritualitas dan Kepedulian Sosial

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:23 WIB

Polsek Kunto Darussalam Gelar Jumat Curhat dan Cooling System Bersama Warga Muara Dilam

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:13 WIB

Digerebek di Kebun Karet, 39,80 Gram Sabu Gagal Beredar! Dua Pengedar Diciduk Polres Rohul

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:35 WIB

Wakapolda Riau Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih Presisi di Rohul

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:38 WIB

Konflik Lahan Berdarah di Bonai Darussalam, Waka Polda Riau Perintahkan Polres Usut Tuntas Seluruh Pihak Terlibat

Berita Terbaru

Ekonomi

INDODAX Masuk Daftar Fortune Indonesia Change the World 2025

Sabtu, 14 Feb 2026 - 09:17 WIB