PEKANBARU, Nadipos.id – Pesantren Al Ihsan Boarding School (IBS) 2 Pekanbaru membekali santri kelas 5 menjelang pelaksanaan Pengabdian Ramadhan 1447 Hijriah. Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya pesantren menyiapkan santri agar siap berinteraksi dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh santri kelas 5 dan berlangsung dengan penuh kesungguhan. Pesantren menghadirkan Kyai Jumakri, M.Pd., Gr., sebagai pemateri dengan tema Mu’amalah Lintas Generasi: Adab, Etika, dan Harmoni.
Dalam materinya, Kyai Jumakri menekankan bahwa adab harus menjadi landasan utama santri ketika bermuamalah di masyarakat. Menurutnya, santri tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama pesantren dan nilai-nilai Islam.
“Santri harus menjaga adab dan etika dalam setiap interaksi. Cara berbicara, bersikap, dan mengambil peran di masyarakat akan menjadi penilaian utama,” ujar Kyai Jumakri.
Ia menjelaskan bahwa mu’amalah mencerminkan kualitas keislaman seseorang. Oleh karena itu, santri diharapkan mampu menempatkan diri saat berinteraksi dengan orang yang lebih tua, sebaya, maupun yang lebih muda.
“Hormati yang lebih tua, jalin kebersamaan dengan yang sebaya, dan sayangi yang lebih muda. Dari adab itulah harmoni sosial akan terbentuk,” tambahnya.
Selain itu, Kyai Jumakri juga berpesan agar santri mampu menjadi teladan selama pengabdian Ramadhan, tidak hanya dalam pelaksanaan ibadah, tetapi juga dalam akhlak dan kepedulian sosial.
“Pengabdian Ramadhan bukan sekadar kegiatan, tetapi ladang pembelajaran. Jadilah santri yang kehadirannya dirindukan karena akhlaknya, bukan sekadar aktivitasnya,” tuturnya.
Melalui pembekalan ini, Pesantren IBS 2 Pekanbaru berharap para santri kelas 5 memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial, serta mampu mengamalkan adab dan etika Islam secara konsisten selama menjalankan Pengabdian Ramadhan 1447 H.
Penulis : Adi Umar
Editor : Admin








