Sekretaris Pembina Yayasan Tekankan Pentingnya Adab dan Istiqamah pada Wisuda IBS 2 Pekanbaru

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, Nadipos.id – Pesantren IBS Kampus 2 Pekanbaru menggelar Wisuda Angkatan ke-2 dan penyerahan Sanad Qiroat ‘Ashim bagi santri kelas 6 pada Sabtu (16/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren itu berlangsung khidmat dan diwarnai suasana haru dari para santri, wali santri, serta tamu undangan yang hadir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh agama dan ulama di Provinsi Riau, di antaranya Ketua MUI Provinsi Riau Dr. H. Saidul Amin, M.A., Ketua PWNU Riau KH. R. Abdul Khalim Mahalli, Lc., LL.B (Hons), MPIR, Ketua MPDI Provinsi Riau Buya Royan Syahfitrah, M.Pd., Al-Hafizh, serta Sekretaris Pembina Yayasan Ust. Mochamad Susantok, S.S.T., M.T., CWC.

Pada kesempatan itu, Ust. Mochamad Susantok menyampaikan pesan kepada para wisudawan agar tetap menjadikan nilai-nilai pesantren sebagai pedoman setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, identitas seorang santri tidak hanya tercermin dari ilmu yang dimiliki, tetapi juga melalui akhlak dan perilaku di tengah masyarakat.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater serta tetap mempertahankan sikap istiqamah dalam ibadah, akhlak, dan proses belajar. Menurutnya, kehidupan di luar pesantren akan menghadirkan tantangan yang lebih luas sehingga para lulusan dituntut memiliki keteguhan dalam mempertahankan nilai-nilai kebaikan.

Selain itu, ia juga menekankan agar ilmu yang telah dipelajari tidak berhenti pada hafalan, melainkan diwujudkan dalam pengabdian dan kemanfaatan bagi masyarakat. Para santri juga diingatkan untuk terus menghormati dan membahagiakan orang tua sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan dan pengorbanan mereka.

Dalam arahannya, Ust. Mochamad Susantok turut mengajak para santri mempersiapkan diri menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip Islam dan akhlakul karimah. Ia menilai kemajuan teknologi dan perubahan sosial harus dihadapi dengan kesiapan ilmu dan keteguhan iman.

Ia juga mengajak para wisudawan mentadabburi QS Al-Kahfi ayat 13–14 tentang pemuda Ashabul Kahfi sebagai teladan generasi muda Islam yang memiliki keimanan kuat dan keberanian dalam mempertahankan kebenaran. Menurutnya, generasi penerus dakwah harus memiliki arah perjuangan yang jelas serta kesiapan melanjutkan risalah Islam di tengah perkembangan zaman.

“Semoga Allah menguatkan langkah kita dalam menyiapkan generasi muda pelanjut dakwah, khususnya melalui dunia pendidikan,” ujar Ust. Mochamad Susantok.

Sementara itu, Pimpinan IBS 2 Pekanbaru Kyai Jumakri, M.Pd., Gr.CPM., CMLP., CWC berharap para lulusan mampu menjadi generasi Qurani yang menjaga amanah, akhlak, dan semangat pengabdian kepada umat.

Ia juga berpesan agar para santri terus membawa nilai-nilai pesantren ketika kembali ke tengah masyarakat serta menjadi pribadi yang memberi manfaat dan keteladanan.

“Teruslah menjaga adab, ilmu, dan tetap membawa cahaya Al-Qur’an di mana pun berada,” pesannya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi wisuda, penyerahan sertifikat Sanad Qiroat ‘Ashim, doa bersama, serta sesi foto bersama seluruh tamu undangan, asatidz, wali santri, dan para wisudawan. Momen tersebut menjadi penanda lahirnya generasi baru yang diharapkan mampu melanjutkan dakwah dan menjaga nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Penulis : Adi Umar

Editor : Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nadipos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Gabungan Mabes TNI Perkuat Edukasi Karhutla di Rohul, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Selamat dan Sukses Suahasil Nazara, Putra Terbaik Bangsa Kini Dipercaya Menahkodai Kementerian Keuangan RI
Polda Riau Tangani 55 Kasus Karhutla, 55 Orang Jadi Tersangka
IBU SAKIT DATANG DARI ROHUL CARI ANAK DI PEKANBARU, MALAH GAGAL BERTEMU-KEBERADAAN FITRI ZENDATO DIPERTANYAKAN
Pernikahan Yelias Gulo dan Grestina Putri Zalogo Digelar Khidmat, Adat Nias Selatan Tetap Dijunjung
WARGA PESISIR INHIL DISAMBANGI POLISI! 50 Karung Beras Dibagikan, Klinik Terapung Layani Kesehatan Gratis
HASILNYA FANTASTIS! 🌽 Panen 2,5 Ton Jagung dari Lahan 1.000 Meter Persegi di Ujung Batu
Kapolsek Tambusai Utara Dorong Ketahanan Pangan, Panen Raya Jagung di Pagar Mayang Tembus 2 Ton
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:48 WIB

Tim Gabungan Mabes TNI Perkuat Edukasi Karhutla di Rohul, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 14 September 2026 - 22:40 WIB

Selamat dan Sukses Suahasil Nazara, Putra Terbaik Bangsa Kini Dipercaya Menahkodai Kementerian Keuangan RI

Minggu, 13 September 2026 - 21:39 WIB

Polda Riau Tangani 55 Kasus Karhutla, 55 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 8 September 2026 - 01:04 WIB

IBU SAKIT DATANG DARI ROHUL CARI ANAK DI PEKANBARU, MALAH GAGAL BERTEMU-KEBERADAAN FITRI ZENDATO DIPERTANYAKAN

Minggu, 6 September 2026 - 15:04 WIB

Pernikahan Yelias Gulo dan Grestina Putri Zalogo Digelar Khidmat, Adat Nias Selatan Tetap Dijunjung

Berita Terbaru