Volatilitas Tinggi, Bitcoin Rebound ke US$77.000 saat Investor Besar Tetap Borong

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Nadipos.id – 02 Februari 2026, Pasar aset kripto global berada dalam fase volatilitas tinggi setelah Bitcoin (BTC) sempat terkoreksi tajam hingga kisaran US$74.000, sebelum kembali menguat ke level sekitar US$77.000. Kondisi ini dipicu oleh kombinasi eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta penguatan dolar Amerika Serikat menyusul nominasi kepemimpinan baru Federal Reserve.

Penurunan harga tersebut tercatat menghapus nilai kapitalisasi pasar kripto global sekitar US$800 miliar sejak mencapai titik tertinggi pada Oktober lalu.

Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menjelaskan bahwa Bitcoin kerap menjadi salah satu aset pertama yang bereaksi terhadap kepanikan global karena diperdagangkan selama 24 jam penuh tanpa jeda. Kondisi ini tercermin dari munculnya sentimen risk-off secara serentak, di mana instrumen hard money tradisional seperti emas dan perak juga mengalami tekanan jual bersamaan dengan aset digital.

Namun demikian, data on-chain dari Glassnode menunjukkan fenomena menarik berupa perbedaan perilaku investor. Saat investor ritel cenderung melakukan aksi jual karena kepanikan, kelompok investor besar yang dikenal sebagai mega whale, yakni pemegang lebih dari 1.000 Bitcoin, justru terpantau melakukan akumulasi pembelian secara bertahap untuk menyerap pasokan pasar.

Antony menambahkan bahwa meskipun pasar saat ini berada dalam fase ketakutan ekstrem, fundamental industri kripto dinilai lebih kokoh dibandingkan siklus penurunan pada 2022. Kehadiran institusi keuangan global seperti BlackRock dan JPMorgan, yang telah terintegrasi ke dalam ekosistem kripto melalui produk ETF dan infrastruktur perbankan, dinilai mampu memberikan bantalan yang lebih kuat terhadap risiko sistemik jangka panjang.

Sebagai langkah antisipasi, INDODAX mengimbau investor kripto di Indonesia untuk tetap tenang dan tidak mengambil keputusan secara impulsif berdasarkan emosi sesaat. Investor juga diminta untuk kembali mengevaluasi manajemen risiko yang diterapkan.

Investor disarankan tetap disiplin pada strategi investasi jangka panjang, mencermati dinamika pasar secara proporsional, serta membekali diri dengan riset mandiri. Untuk membantu pengguna memahami pergerakan pasar, INDODAX menyediakan kanal edukasi melalui INDODAX Academy serta pembaruan informasi melalui INDODAX News, sebagai bagian dari komitmen menyediakan platform yang transparan dan tepercaya di tengah dinamika ekonomi digital global.***

Editor : Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nadipos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Anak Yatim, YBM BRI Ujung Batu Salurkan 35 Paket Perlengkapan Sekolah di Panti Asuhan Al-Mustofa
Atlet PPS-SMI Komda Riau Borong Medali di Kejurnas 2026, 11 Atlet Tembus Final
Ketum SMI Pusat Dr. Edhy Prabowo: Insyaallah Kejurnas SMI Berlanjut, Juli 2027 Digelar di Bali
Bendahara DPC HIMNI Rohul Hadiri Rakernas di Jakarta, Fatolosa Laia Bangga Bertemu Prof. Yasonna H. Laoly
Rakernas HIMNI 2026 di Jakarta, Perkuat Soliditas Pengurus Pusat dan Daerah demi Kemajuan Masyarakat Nias
Selamat dan Sukses Suahasil Nazara, Putra Terbaik Bangsa Kini Dipercaya Menahkodai Kementerian Keuangan RI
Ratusan Warga Nias Kepung Polsek Tambusai Utara, HIMNI Desak Polda Riau Ambil Alih Kasus Taosarao
Bupati Anton Hadiri Pembukaan Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Buperta Cibubur.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Peduli Anak Yatim, YBM BRI Ujung Batu Salurkan 35 Paket Perlengkapan Sekolah di Panti Asuhan Al-Mustofa

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Atlet PPS-SMI Komda Riau Borong Medali di Kejurnas 2026, 11 Atlet Tembus Final

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Ketum SMI Pusat Dr. Edhy Prabowo: Insyaallah Kejurnas SMI Berlanjut, Juli 2027 Digelar di Bali

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bendahara DPC HIMNI Rohul Hadiri Rakernas di Jakarta, Fatolosa Laia Bangga Bertemu Prof. Yasonna H. Laoly

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Rakernas HIMNI 2026 di Jakarta, Perkuat Soliditas Pengurus Pusat dan Daerah demi Kemajuan Masyarakat Nias

Berita Terbaru