Peralihan Guru Bantu ke Pemkab Kampar Jadi Sorotan, DPRD Tekankan Aspek Kemanusiaan

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKINANG, Nadipos.id – DPRD Kabupaten Kampar bersama Pemerintah Kabupaten Kampar menaruh perhatian terhadap persoalan pengalihan status guru bantu dari Pemerintah Provinsi Riau ke pemerintah kabupaten yang berdampak pada puluhan tenaga pendidik.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP), terdapat 68 guru bantu di Kabupaten Kampar yang terdampak kebijakan tersebut. Mereka terdiri atas guru SD dan SMP yang masih aktif mengajar, namun belum menerima honor selama empat bulan terakhir akibat perubahan mekanisme pembayaran.

Ketua Komisi II DPRD Kampar, Tony Hidayat, mengatakan persoalan tersebut perlu segera ditangani karena berkaitan dengan keberlangsungan tugas para guru serta aspek kemanusiaan.

“Ini persoalan yang harus segera dituntaskan, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku,” kata Tony, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian dalam penyelesaian persoalan tersebut, di antaranya adanya surat resmi pengalihan dari Pemerintah Provinsi Riau serta regulasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) terkait penganggaran tenaga honorer oleh pemerintah daerah.

Ia menjelaskan, kebijakan daerah harus menyesuaikan ketentuan kepegawaian yang berlaku, di mana status pegawai pemerintah saat ini terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

DPRD Kampar juga mendorong instansi terkait agar segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau, kementerian terkait, serta daerah lain yang telah menghadapi persoalan serupa guna memperoleh solusi yang sesuai regulasi.

Sementara itu, Ketua Forum Guru Bantu Kabupaten Kampar, Putri, mengungkapkan keterlambatan pembayaran honor menjadi persoalan utama yang dihadapi para guru saat ini.

“Honor kami belum dibayarkan selama empat bulan terakhir,” ujarnya dalam RDP.

Ia berharap pemerintah daerah bersama DPRD dapat segera memberikan kepastian, termasuk terkait penganggaran, agar para guru tetap dapat menjalankan tugas pendidikan secara optimal.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, Helmi, menyampaikan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Dinas Pendidikan Provinsi Riau, pemerintah daerah lain, dan Kementerian PAN-RB.

Menurut Helmi, persoalan tersebut berkaitan dengan perubahan kewenangan, penyesuaian regulasi, serta mekanisme penganggaran.

“Pemerintah daerah berkomitmen memperhatikan kesejahteraan guru bantu, namun tetap harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kampar bersama DPRD saat ini terus mengupayakan langkah penyelesaian agar hak-hak guru bantu dapat terpenuhi tanpa bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.***

Editor : Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nadipos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Shalat Istisqa & Cek Kesehatan Gratis  Polsek Tapung Hulu Hadir di Tengah Masyarakat
Aspirasi Diterima, Ratusan Warga Kasikan-Talang Danto Pulang Penuh Harapan
Aksi Damai Tuntut Hak Adat, Masyarakat Kasikan Tolak Perpanjangan HGU 01 PTPN IV
Atensi Kapolsek Tapung Hulu, Tiga Pelajar Korban Pengancaman DIKA Dilaporkan
Misteri Hilangnya Pria di Sungai Kampar Memasuki Hari Keempat, Kapolsek Kuok: “Kita Upayakan Sampai Ketemu”
Hari Kedua Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin Belum Ditemukan, Kapolsek dan Tim SAR Turun Langsung
“Hari Kedua Boiko Gulo Belum Ditemukan, Kapolsek Turun Langsung ke Jembatan Rantau Berangin: Kami Berusaha Semaksimal Mungkin”
Diduga Tenggelam di Jembatan Rantau Berangin, Tim Gabungan Lakukan Penyisiran, Permagi Riau Turun Langsung ke Lokasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Shalat Istisqa & Cek Kesehatan Gratis  Polsek Tapung Hulu Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Aspirasi Diterima, Ratusan Warga Kasikan-Talang Danto Pulang Penuh Harapan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Aksi Damai Tuntut Hak Adat, Masyarakat Kasikan Tolak Perpanjangan HGU 01 PTPN IV

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Atensi Kapolsek Tapung Hulu, Tiga Pelajar Korban Pengancaman DIKA Dilaporkan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Misteri Hilangnya Pria di Sungai Kampar Memasuki Hari Keempat, Kapolsek Kuok: “Kita Upayakan Sampai Ketemu”

Berita Terbaru