Pelayanan RSUD Bangkinang Terancam Terganggu, DPRD Minta Solusi Darurat

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR, Nadipos.id – Komisi II DPRD Kabupaten Kampar meminta Pemerintah Kabupaten Kampar segera mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kekurangan stok obat di RSUD Bangkinang yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kampar, Tony Hidayat, usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran RSUD Bangkinang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar di ruang rapat Komisi II DPRD Kampar, Senin (18/5/2026).

Menurut Tony, ketersediaan obat merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, kondisi anggaran pengadaan obat yang semakin menipis perlu segera mendapat perhatian serius.

Berdasarkan hasil pembahasan, anggaran belanja obat RSUD Bangkinang tahun 2026 tercatat sekitar Rp6,7 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp4,7 miliar telah direalisasikan sehingga sisa anggaran yang tersedia berkisar Rp2 miliar.

Di sisi lain, kebutuhan pengadaan obat rumah sakit mencapai rata-rata Rp1 miliar setiap bulan. Dengan kondisi tersebut, anggaran yang tersisa diperkirakan hanya mampu memenuhi kebutuhan hingga Juli 2026.

“Jika tidak ada langkah antisipasi, dikhawatirkan terjadi kekurangan stok obat sebelum APBD Perubahan disahkan,” kata Tony.

Komisi II DPRD Kampar menilai persoalan tersebut lebih disebabkan oleh keterbatasan regulasi terkait batas maksimal belanja obat, bukan karena tidak tersedianya sumber dana.

Menurut Tony, pemerintah daerah masih memiliki sejumlah potensi pendanaan yang dapat dimanfaatkan, salah satunya melalui pencairan piutang program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

“Potensi pendanaan sebenarnya masih ada, termasuk dari piutang Jamkesda yang dapat ditagih secara berkala. Namun, ada ketentuan yang membatasi pagu belanja obat,” ujarnya.

Untuk menghindari gangguan pelayanan kesehatan, DPRD Kampar mendorong pemerintah daerah melakukan pergeseran anggaran sebelum pembahasan APBD Perubahan. Selain itu, penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) juga dinilai dapat menjadi salah satu alternatif dalam memenuhi kebutuhan mendesak pengadaan obat.

Komisi II berharap langkah tersebut dapat segera direalisasikan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Jangan sampai pelayanan rumah sakit terganggu karena keterbatasan obat. Ini kebutuhan dasar yang harus segera diatasi,” tegas Tony.

DPRD Kampar menegaskan akan terus memantau perkembangan persoalan tersebut guna memastikan pelayanan kesehatan di RSUD Bangkinang tetap berjalan dengan baik dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. (ADV)

Editor : Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nadipos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Mata Tak Bernilai! Pemilik Truk Maut Sembunyi di Balik Penyambung Lidah, Nyawa Siswa Sekolah Dianggap Murah.
Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
DPRD Rohul Gelar Paripurna Hari Jadi ke-27, Sumiartini Tekankan Sinergi dan Pemerataan Pembangunan
HUT ke-27 Rokan Hulu: Anton-Poti Pacu Pembangunan, Perkuat Ekonomi, dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
DPRD Pelalawan Jadikan HUT ke-27 Momentum Evaluasi dan Perkuat Pembangunan
KOPERASI TKBM – SPTI BERSAMA POLSEK TAPUNG HULU DAN PEMDES KASIKAN GELAR AKSI BAGI MASKER GRATIS DI TENGAH ANCAMAN KABUT ASAP
Dalam Rangka Memperingati Hari Pancasila dan Menyambut HUT Rohul Ke-27, Wabup Syafaruddin Poti Buka Turnamen Sepak Bola Antar SLTA se-Rohul
Kebun Tandun PTPN IV Salurkan 30 Paket Sembako untuk Warga Talang Danto
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Air Mata Tak Bernilai! Pemilik Truk Maut Sembunyi di Balik Penyambung Lidah, Nyawa Siswa Sekolah Dianggap Murah.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:30 WIB

DPRD Rohul Gelar Paripurna Hari Jadi ke-27, Sumiartini Tekankan Sinergi dan Pemerataan Pembangunan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:12 WIB

HUT ke-27 Rokan Hulu: Anton-Poti Pacu Pembangunan, Perkuat Ekonomi, dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:04 WIB

DPRD Pelalawan Jadikan HUT ke-27 Momentum Evaluasi dan Perkuat Pembangunan

Berita Terbaru