Tak Hisap Ganja Tapi Terpapar dan Positif, Ternyata Ini Penyebabnya

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU,  nadipos.id Sebanyak 13 orang yang terjaring razia di tempat hiburan malam di Pekanbaru pada Minggu (24/5/2026) dini hari dinyatakan positif narkoba jenis Etomidate. Salah satunya adalah anak seorang pejabat daerah di Riau.

13 orang yang diamankan terdiri dari delapan laki-laki dan lima perempuan. Mereka berasal dari Pekanbaru, Kampar, dan Pelalawan dengan inisial KS (32), RR (22), GSA (21), PT (28), AF (21), MAY (24), IMF (22), MA (22), NR (23), SAP (23), SA (23), dan ALS (23).

Selain itu, tiga dari 13 yang terjaring itu, juga dinyatakan positif narkoba jenis ganja. Namun, satu dari tiga yang positif narkoba tersebut tidak mengkonsumsi ganja alias pasif. Dia terpapar ganja secara pasif karena berada dalam satu ruangan toilet tertutup yang sempit dengan dua org yang sedang mengisap ganja. Mereka bertiga berbicara dalam toilet.

Dokter Spesialis Paru, dr Indra Yopi menjelaskan, seseorang bisa saja terpapar asap ganja dan dinyatakan positif tanpa menghisapnya.

“Sama seperti asap rokok biasa, terhisap bisa terpapar. Di tes pun positif, terpapar karena dia tidak mengisap secara aktif tapi didalam ruangan yang ada asap rokok atau ganja atau vape ya positif. Kalau rokok tak menyalahi hukum, kalau ganja ya menyalahi,” kata Dokter Indra Yopi melalui sambungan telepon, Kamis (28/5/2026).

Dijelaskan Indra Yopi, efek positif paparan dari asap ganja itu akan hilang seiring berjalannya waktu. “Kalau di rambut lama sampai satu bulan, kalau di urine dua minggu,” ungkapnya.

Efek paparan asap ganja dalam ruangan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat seseorang itu dinyatakan positif secara pasif.

“Sebentar saja bisa. Intinya bisa terpapar walaupun tidak menghisap ganja (pasif). Untuk kembali negatif tinggal tunggu saja,” pungkasnya.

Penting untuk diketahui, menghirup asap ganja secara pasif dapat menyebabkan seseorang mendapatkan hasil positif pada tes narkoba. Meskipun kemungkinannya lebih kecil dibandingkan pengguna aktif, beberapa faktor kunci yang memengaruhi hasil tes tersebut, seperti sirkulasi udara.

Risiko hasil positif jauh lebih tinggi jika paparan terjadi di dalam ruangan tertutup dengan ventilasi yang sangat buruk, misalnya di dalam mobil atau toilet umum.

Editor : Ana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nadipos.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Hadiri RAT Koperasi Produsen Bukit Intan Makmur, Perkuat Perlindungan Pekerja dan Kesejahteraan Anggota
Raih Atribut Pariwisata Kuliner 2026, M. Pauzi Bawa Nama Baik Rokan Hulu
Di Hadapan Ratusan Mahasiswa UIR, Kepala BNNK Pekanbaru Ulas Status Hukum Etomidate
Sekretaris Pembina Yayasan Tekankan Pentingnya Adab dan Istiqamah pada Wisuda IBS 2 Pekanbaru
Kyai Jumakri Sampaikan Pesan Mendalam di Wisuda Angkatan II IBS Kampus 2 Pekanbaru
Ketua PWNU Riau Titip Pesan Adab dan Keberkahan pada Wisudawan IBS Pekanbaru
Santri IBS Pekanbaru Terima Sanad Qiroat ‘Ashim, Ketua MUI Riau Sampaikan Pesan Mendalam
Polantas Sapa Warga di CFD Pekanbaru, Edukasi Lalu Lintas hingga Lingkungan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:55 WIB

Tak Hisap Ganja Tapi Terpapar dan Positif, Ternyata Ini Penyebabnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:56 WIB

Raih Atribut Pariwisata Kuliner 2026, M. Pauzi Bawa Nama Baik Rokan Hulu

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:03 WIB

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa UIR, Kepala BNNK Pekanbaru Ulas Status Hukum Etomidate

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:52 WIB

Sekretaris Pembina Yayasan Tekankan Pentingnya Adab dan Istiqamah pada Wisuda IBS 2 Pekanbaru

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:47 WIB

Kyai Jumakri Sampaikan Pesan Mendalam di Wisuda Angkatan II IBS Kampus 2 Pekanbaru

Berita Terbaru