ROKAN HULU, Nadipos.id – Camat Kabun, Anang Perdhana Putra, menyoroti keberadaan sebuah perkebunan seluas kurang lebih 200 hektare di wilayahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkebunan tersebut mempekerjakan sekitar 40 tenaga kerja. Namun, para pekerja itu diduga belum terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Hal ini menjadi perhatian serius pihak kecamatan, mengingat pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, khususnya dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun jaminan hari tua.
Pemerintah Kecamatan Kabun saat ini tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap pelaku usaha di wilayah tersebut. Camat Kabun menyebutkan pihaknya telah meminta daftar nama pekerja beserta status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Ya, kami akan mendata seluruh pelaku usaha. Sepertinya masih banyak tenaga kerja yang belum mendapatkan perlindungan kecelakaan kerja,” ujar Anang melalui pesan WhatsApp, Sabtu (25/4/2026).
Lebih lanjut, pihak kecamatan telah menjadwalkan pertemuan pada Kamis mendatang bersama para kepala desa untuk menghadirkan koordinator perladangan ke kantor camat.
Dalam pertemuan tersebut, para pihak terkait akan dimintai keterangan guna memastikan kondisi riil di lapangan.
“Kami sudah meminta kepala desa menghadirkan koordinator perladangan ke kantor camat. Kami akan meminta keterangan mereka, dan hasilnya akan kami sampaikan kembali,” tambahnya.
Selain itu, pemerintah kecamatan juga akan melakukan pendataan administrasi kependudukan (adminduk) para pekerja.
Langkah ini bertujuan agar pekerja yang telah berdomisili di Kabupaten Rokan Hulu dapat terdata secara resmi serta berpeluang memperoleh bantuan sosial dari pemerintah apabila memenuhi persyaratan.
“Kami sekalian mendata adminduk pekerja. Jika mereka sudah terdaftar sebagai warga Rokan Hulu, mereka juga bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah karena tinggal dan bekerja di sini,” jelasnya.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan serta memastikan perlindungan dan kesejahteraan pekerja.(Tim)
Editor : Admin








