ROKAN HULU, Nadipos.id – 27 Juli 2026, Dugaan aksi kekerasan brutal mengguncang Kabupaten Rokan Hulu. Taosarao Laia (30), seorang karyawan PT Agrinas Palma Nusantara, diduga menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh dua orang yang disebut sebagai oknum tim patroli perusahaan.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu (22/7/2026) di wilayah Desa Tambusai Utara. Menurut keterangan pihak pelapor, korban yang sedang menuju bengkel di Simpang Torganda tiba-tiba dihadang, dipukul berkali-kali, lalu dibacok pada bagian kaki kiri.
Yang membuat peristiwa ini menjadi sorotan, dugaan aksi kekerasan tersebut disebut terjadi di hadapan istri korban dan tiga anak mereka yang masih balita. Keluarga menyatakan anak-anak mengalami trauma berat setelah menyaksikan ayahnya terluka dan bersimbah darah. Korban sendiri hingga kini dikabarkan belum dapat kembali bekerja.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Tambusai Utara pada hari kejadian, 22 Juli 2026. Namun, menurut pihak keluarga, hingga enam hari setelah laporan dibuat belum ada pelaku yang diamankan sehingga memunculkan pertanyaan mengenai perkembangan penanganan perkara.
Kondisi itu memicu reaksi keras dari Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI). Organisasi tersebut mendesak Kapolres Rokan Hulu untuk turun tangan dan memastikan proses hukum berjalan cepat, profesional, dan transparan.
«”Enam hari berlalu, tetapi menurut kami belum ada tindakan yang memberikan kepastian bagi korban. Kami meminta Kapolres Rokan Hulu segera mengambil langkah tegas. Jika tidak ada perkembangan, HIMNI akan menggelar aksi damai dan menyampaikan laporan ke Polda Riau,” tegas Lisman Gulo, Humas HIMNI Rokan Hulu.»
HIMNI menegaskan bahwa setiap dugaan tindak pidana harus diproses tanpa pandang bulu serta meminta aparat segera mengungkap pelaku agar korban memperoleh keadilan dan masyarakat mendapatkan kepastian hukum.
“Jangan biarkan korban terus menunggu. Tegakkan hukum secara adil dan transparan.”
(Tim/TZL)
(Sumber/Lisman gulo)
Penulis : TZL
Editor : Admin
Sumber Berita: Lisman gulo








